Beranda > perkempangan EQ > Apakah Intelejansi Emosional itu?

Apakah Intelejansi Emosional itu?

Sudah lebih dari dua puluh lima tahun saya menjadi psikolog sekolah. Selama priode itu saya telah mengadakan lebih dari seribu tes intelejansi atau IQ (Ukuran Intelaktual). Tes” ini sangat bermanfaat untuk meramalkan sukses di sekolah. Wajarlah bahwa kalau anda cerdas, anda mungkin berprestasi di sekolah dan kalau tidak, sekolah akan sulit bagi anda. Tetapi, sukses di sekolah belum tentu meramalkan sukses dalam kehidupan. Paul adalah teman sekelas saya gy di senangi, tetapi semua orang tahu bahwa ia tidak cerdas betul. Suatu kali ia menulis yg tampaknya melampaui kemampuannya & guru kami bertanya, “paul, apakah ini orisinal?”

“oh tidak bu”, jawab paul, “saya sendiri yg menulis nya”. Paul mendapatkan penghargaan atas kehadirannya yg sempurna pada acara wisuda sekolah menengah. “saya tidak pernah absen satu haripun dalam keseluruhan empat belas tahun”. ia sesumbar dalam lolucon gy menjadikan kami tahu berapa ia pernah meengulang kelas.Walaupun prestasinya buruk, paul belakangan menjadi agen mobil yg sukses, menikah bahagiah dengan wanita yg sama, selama lebi dari 35 tahun sebelum akhirnya meninggal, & membesarkan tiga orang anak yg mengaguminya. Paul mempunyai kecerdasan yg tepat inteljensi emosional yg tinggi.

Para priset menemukan bahwa kemampuan yg mencerminkan intlejensi emusional itulah yg menjelaskan 2 per 3 rumusan sukses, bagaimana pun sukses itu di definisikan.

dalam bagian berikut saya telah mendapatkan cara” baru mendefinisikan intelejeensi dan apa yg dimaksudkan dengan intelejensi emusional.

“cara cara baru mamandang intela”

Howard gardner, profesor pendidikan harvard, pecaya bahwa cara pandang kita tentang intelejens itu terlalu sempit.Tes” IQ hanyalah mengukur sedikit kemampuan, umumnya kemampuan lisan, logika matematika & ruang.Pada tahun 1983 , gardner menerbitkan risetnya tentang apa g disebut “multi intelejensi” . Bukunya, “frames of mins” mengmbangkan konsep kita tentag intelejensi sehingga mencakup empat kemampuan tambahan yg tidak di temukan dalam kemampuan yg di ukur dalam tes-tes IQ standar. dua yg pertama menyangkut karunia-karunia musical dan kinestetik. dua sisanya, antar pribadi dan intra pribadi, adlah ketrampilan yg membentuk intelejensi emosional. kemampuan intra pribadi ada hubungannya dengan mmengevaluasi perasaan kita sendiri. ketersmpilan antar pribadi mengacu kepada kepekaan anda terhadap orang lain.

menyusul riset gardner tersebut,reuven bar-on, seorang  dosen sekaligus psikolog di Tel Aviv Unirversity medical, mengembangkan survey psikologi formal pada tahun 1985 . instrumen ini dipuyakan untuk mengukur apa yg di sebut “ukuran emosional”, yg kemudian melahirkan istila EQ. Menurut pandangannya, EQ mencakup optimisme, fleksibitas dan kemampuan mengukur apa yg ia sebut “ukuran emosional”, yg kemudian melahirkan istilah EQ. Menurut pandangannya, EQ mencakup optimisme, fleksibilitas, dan kemampuan menangani stres dan memecahkan berbagai masalah, serta kemampuan memahami perasaan orang lain dan memelihara hubungan” antar pribadi tg memuaskan.

Peter solavey, profesor psikolog, dan kesehatan publik di yale university, dan jhon mayer, psikolog di university of new hampsire, sampai kepada kesimpulan” yg sama. “itelejensi emusional”. Dalam teori mereka, inteelejensi emosional mencakup kemampuan “memantau perasaan dan emosi sendiri maupun orang lain, membedakannya, dan menggunakan informasi nya untuk memandu pikiran serta tindakan seseorang”.

Akhirnya pada tahun 1995, dengan di terbitkannya buku paling larisnya, emotion intelligence, Daniel Goleman mempopulerkan topik ini dan membawakan ke dalam kesadaran publik. Goleman mengembangkan pandangannya tentang intelejensi emosional melampaui konsep-konsep orisinalnya sehingga mencakup kualitas karakter seperti belas kasih, disiplin diri dan altruisme (mendahulukan kepentingan orang lain).

dalam buku ini, saya berupa mengembangkan teorinya, sekaligus memberikan jalan untuk membantu anda untuk mengembangkan intelejensi emosional anda sendiri.

HEBERT OTTO

Iklan
Kategori:perkempangan EQ Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: